Tips GG Menggunakan Johnson di Mobile Legends

Awal tahun menjadi momen bagi hero-hero lama Mobile Legends buat naikin kembali pamornya yang makin tenggelam gara-gara lahirnya hero baru. Setelah Bane yang di-rework abis-abisan di minggu pertama 2018, kali ini giliran Johnson yang mendapat giliran. Beda sama Bane, Moonton enggak permak habis Johnson. Hanya sebagian dari skill dan tampilannya yang sedikit diubah.

Beberapa perubahan yang diberikan ke Johnson membuatnya sedikit lebih ofensif dibanding sebelumnya. Namun, tetap aja enggak semudah itu menggunakan Johnson kalau lo enggak bisa menguasainya dengan baik. Makanya, sebelum lo mencoba “serius” dengan Johnson, ada baiknya lo simak tips dan panduan GG menggunakannya di bawah ini.

Baca juga artikel berikut ini : Derita Pemain Solo Ranked Mobile Legend

1. Build Item Terbaik

Sebagai hero Tank, Johnson punya durability besar yang berguna sebagai tameng bagi rekan setim. Seperti yang lo tahu, durability berskala besar juga menjadi “tameng” untuk menutupi statistik attack yang kecil. Maka dari itu, Johnson harus diperkuat dengan items defensif untuk memaksimalkan role-nya.

Lo enggak perlu ribet memodifikasi set item milik Johnson. Set item bawaannya udah cukup membantu memaksimalkan potensi role Tank saat team fight. Lo bisa pilih set item Sustained DPS atau Durable yang enggak begitu beda jauh pengaruhnya.

Nah, hal yang harus lo hindari adalah godaan untuk memilih set item Burst. Set item ini memang membuat daya serang Johnson meroket. Namun, lo harus perhatiin bahwa statistik ofensif dasar hero ini enggak begitu besar mengingat role-nya sebagai Tank. Apalagi set item-nya menggunakan item Magical yang artinya enggak begitu efektif saat menyerang tanpa skillItem ofensif Magical yang ada pun terasa nanggung, khususnya saat team fight. Serangan lo bakal terasa enggak sakit, ditambah HP dan durability yang rendah membuat Johnson rawan kena gank.

Oleh karena itu, bakal lebih apik kalau lo fokuskan build item ke set Durable atau Sustained DPS yang bikin darah jadi tebal. Meski damage-nya enggak saki-sakit banget, seenggaknya Johnson bisa jadi tameng buat rekan setim saat team fight.

2. Jangan Laning Sendirian!

 

Hero Tank memang enggak begitu efektif buat laning sendirian. Namun, daya serang Johnson bisa dibilang cukup jauh dibanding hero Tank lainnya, seperti Grock atau Akai. Bahkan, sama Tigreal pun, Johnson masih kalah tangguh buat laning sendirian.

Lo boleh aja laning sendirian, asalkan tanggung risikonya sendiri. Mungkin darahnya yang tebal bakal membantu menjaga Turret. Namun, semakin lama lo “peluk” Turret, risiko ganking pun makin besar. Makanya, lo harus berpartner dengan hero lain, terutama Marksman atau Mage agar bisa menghabisi musuh dari belakang saat lo menahan badan. Apalagi kalau lo sebelumnya memakai skill Ulti (Rapid Touchdown) dan berhasil mengenai musuh.

3. Skill 1, Kunci Team Fight

 

Skill 1 Johnson menjadi salah satu aspek yang kena rombak. Skill Iron Sack yang efeknya lebih condong ke pasif diganti menjadi Deadly Pincers yang bikin daya serang Johnson semakin variatif. Kali ini, “tang” yang jadi senjata utama hero berwujud cyborg ini bisa dilempar dan menghasilkan efek stun tanpa harus dipicu skill 2.

Meski durasinya cuma 1,5 detik, efek stun yang dihasilkan cukup membantu saat team fight. Area of Effect (AoE) skill ini juga besar dan bisa menjangkau beberapa hero sekaligus. Hal ini tentu bisa membuat rekan setim lebih pede dan berani untuk menyerang musuh yang terkena stun. Efek stun-nya juga sangat membantu saat lo dan rekan setim harus mundur di saat terdesak. Lo juga enggak harus nahan badan seperti saat masih Iron Sack yang harus menyerang dari dekat.

4. Rajin Pakai Skill 2 buat Laning/Farming

Seperti yang udah dijelasin tadi, Johnson bakal kesulitan kalau farming sendirian. Sekalipun ditemani rekan setim, lo bakal sulit naik level karena enggak bisa membabat minion dengan cepat, kecuali timing lo bagus. Hal ini sebenarnya berlaku kalau lo hanya mengandalkan basic attack tanpa memanfaatkan skill aktif, khususnya skill 2 (Electromag Rays).

Sama kayak skill 1, skill 2 Johnson juga mengalami perubahan. Skill 2 sebelumnya (Missile Tackle) mirip dengan skill 1 Jawhead (Smart Missiles) dengan tambahan efek pengurangan movement speed sebesar 70%. Kali ini, skill 2 tetap menghasilkan efek slow dengan damage yang kurang sakit. Meski begitu, damage yang dihasilkan berlangsung selama beberapa detik dan bisa dikombinasikan dengan skill 1 atau basic attack.

Nah, skill 2 cukup membantu rekan setim dalam team fight. Namun, lo harus siap menanggung risiko menahan badan sebagai hero Tank. Di late game, risiko kena gank bakal lebih besar kalau lo memaksakan push dengan skill ini. Nyatanya, skill ini bakal lebih efektif kalau lo gunakan untuk laning/farmingDamage-nya yang berkelanjutan dapat mempercepat farming dan leveling lo agar bisa seimbang dengan hero musuh.

5. Jangan Asal Pakai Skill Ulti!

Skill ini juga mengalami perubahan meski enggak begitu terlihat. Johnson kembali berubah menjadi mobil dan bisa lo “kendarai” untuk mengitari map. Lo juga bisa jadi “taksi” buat teman setim lo yang ingin numpang. Nah, hal inilah yang cukup tricky kalau lo enggak bisa menguasai skill ini dengan baik.

Bisa dibilang, skill Ulti adalah hal yang bikin Johnson terlihat lemah. Skill ini sering kali disalahgunakan oleh para penggunanya. Entah karena mereka enggak mampu “nyetir” dengan baik atau lebih parahnya lagi digunakan sama pemain toxic yang enggak niat serius. Oleh karena itu, jangan asal gunakan skill ini kalau lo memang enggak mampu menguasainya.

Seenggaknya, lo bisa gunakan di jalur lurus tanpa harus belok. Soalnya, sayang banget kalau lo enggak memanfaatkan skill ini sama sekali. Apalagi skill ini ditambah damage maksimalnya serta efek stun yang areanya jadi lebih luas. Musuh juga bisa terkena dua kali damage lewat efek setruman listrik yang muncul setelah lo berhasil menabrakkan diri ke hero musuh..

Baca juga artikel berikut ini : Doyan Nge-troll? Pakai Aja 5 Hero Mobile Legends Ini

Yap, sekali lagi, sayang banget kalau lo enggak manfaatin skill ini cuma karena takut salah tabrak. Coba aja dulu, deh. Lo bakal tahu alasannya pas lo sukses nabrakin diri ke musuh. Apalagi kalau lo bawa “penumpang”. Jaminan mutu!

***

Kalau diperhatikan lagi, sebenarnya Johnson versi rework enggak begitu beda dari versi sebelumnya. Penampilan dan beberapa skill-nya memang berubah dan di-buff. Namun, semuanya enggak terlihat beda dari segi role dan perannya sebagai Tank. Johnson masih jadi hero yang “baik hati”, tapi bakal mematikan kalau lo bisa menguasainya dengan baik.

Intinya, kalau lo anggap hero ini OP hanya karena status rework-nya, lebih baik lo urungkan memakainya di Ranked. Apalagi, Johnson punya reputasi sebagai hero langganan pemain toxic.