Indonesia Tempati Urutan Kedua di Dunia Pengonsumsi Mie

Mie merupakan salah satu makanan yang digemari di berbagai belahan dunia. Hampir setiap negara di dunia memiliki aneka ragam masakan khas berbahan baku utama mie.

Sampai-sampai agar tahan lama dan bisa beredar dalam suatu negara atau bahkan ke negara lain, mie diproduksi menjadi mie instan. Selain dari Indomie, ada Korean Mee dan Singaporean Mee yang juga cukup di kenal dimana mana.

Baca juga artikel berikut ini : Top 5 Daftar Game Grafik HD Terbaik pada Platform Android

Di Autralia mie instant made in Indonesia merajai diseluruh pasar maupun supermarket.Hal ini tampak kentara dari stock Indomie seperti yang tampak pada gambar.

Sedangkan mie made in Korea hanya sekedar pelengkap saja, karena stocknya tidak kunjung habis terjual,padahal hanya beberapa kardus.

Sementara Indomie yang tampak pada gambar dalam waktu singkat hanya tersisa beberapa kardus saja lagi,sehingga perlu penambahan stock oleh pengelola supermarket.

Pernah Heboh Tentang Bahaya Mengonsumsi Indomie.

Beberapa tahun lalu, pernah heboh tentang Indomie made in Indonesia yang konon dilarang dan ditarik dari peredaran, baik di Taiwan maupun di Hongkong. Berita ini, diikuti oleh berita bantah-membantah tentang bahaya atau tidaknya produk mie instant dari Indonesia ini.

Pihak Importir Indomie di Taiwan, Fok Hing (HK) Trading, mengatakan mi produk Indomie sudah memenuhi standar keamanan makanan di Hong Kong maupun Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Fok Hing (HK) Trading mengutip penilaian kualitas Indomie pada Juni yang menyatakan tidak menemukan kandungan pengawet terlarang di Indomie.

“Mi Indomie aman dimakan dan mereka masuk ke Hong Kong melalui salurang impor resmi,” tulis Fok Hing (HK) Trading. “Produk yang mengandung racun dan ditemukan di Taiwan diduga diimpor secara ilegal.”

Sementara itu, produsen Indomie di Indonesia, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mengatakan produk-produk mereka sudah memenuhi standar internasional.

Dalam urusan bisnis, tak banyak bedanya dengan urusan di bidang politik. Untuk dapat menjatuhkan pihak lawan, tidak jarang cara cara yang tidak terpuji ditempuh.

Salah satunya adalah menebar isu tentang bahan makanan merek tertentu, mengadung bahan bahan yang dapat membahayakan keselamatan konsumen.

Tapi setelah mendapatkan klarifikasi dari pihak berkompeten, issu berbau negatif tersebut mereda dan hilang. Dalam berita terkini, ternyata Indonesia menempati urusan kedua setelah China, dalam urusan mengonsumsi mie instant. Untuk jelasnya ,silakan dibaca kutipan dibawah ini.

Baca juga artikel berikut ini : Cara Download Lulubox Mobile Legends (ML) APK Terbaru

Asosiasi Mi Instan Dunia (World Instant Noodles Association/WINA) merilis, 106,4 miliar porsi mi instan telah dikonsumsi sepanjang 2019. Dari 15 negara konsumen teratas, 10 negara di antaranya dari Asia yang mencakup lebih dari 80 persen konsumsi mi instan.

China menempati urutan pertama sebagai negara pengonsumsi mi terbesar di dunia dengan jumlah konsumsi 41,5 miliar bungkus mi instan. Indonesia menempati urutan kedua konsumen mi instan terbesar di dunia dengan jumlah konsumsi 12,6 miliar bungkus mi instan dalam setahun. Kemudian disusul oleh India, Jepang, Vietnam, dan Amerika Serikat.