The Last of Us Part II Resmi Dirilis di PlayStation 4 (PS4)

Setelah sempat mengalami penundaan perilisan akibat adanya virus corona, game The Last of Us Part II akhirnya resmi dirilis di konsol Playstation 4 (PS4). Tepat pada 19 Juni 2020 kemarin Naughty Dog selaku pengembang mengumumkan kehadiran game petualangan horor hasil kerjasama nya dengan Sony tersebut.

Kepastian ini diumumkan langsung oleh Naughty Dog selaku pengembang dalam akun Twitter resmi miliknya, @Naughty_Dog. Dalam peluncurannya, Naughty Dog beberapa konten bonus saat mengunduh dari PlayStation Store.

Baca juga artikel berikut ini : Apa itu Kanker

Dalam sebuah blog Vice President Naughty Dog, Neil Druckman bercerita bahwa pihaknya membutuhkan waktu selama 7 tahun lamanya untuk menyelesaikan game tersebut.

“Kata-kata ini telah dibuat selama tujuh tahun: The Last of Us Part II akhirnya resmi dirilis,” kata akun @Naughty_Dog.

“Untuk menceritakan kisah gim seperti ini harus dilakukan secara besar-besaran,” katanya.

“Tanpa terlalu banyak informasi yang bocor, kamu dapat melihat trailer baru yang secara khusus dibuat untuk tepat saat State of Play, tentunya ini hanya sedikit cerita awal dari alur yang lebih dalam lagi.”

Tak lupa Neil pun turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penggemar The Last of Us Part II yang telah setia menunggu hingga perilisan di konsol PlayStation 4 (PS4).

“Tujuh tahun lalu, kami bertujuan untuk membuat sebuah video game yang menelusuri aneka tema menantang.”

“Sejak itu, ratusan pengembang berbakat telah mendedikasikan semangat mereka untuk mencapai tujuan tersebut,” tutur Neil, sebagaimana dikutip KompasTekno dari NaughtyDog.com, Jumat (19/6/2020).

“Atas nama semua pihak di Naughty Dog, kami mengucapkan terima kasih untuk menjadi bagian dari perjalanan ini,” tambah Neil.

Tak seperti kebanyakan game pada umumnya, game hasil kolaborasi dari Sony Computer Entertainment dan Naughty Dog ini menawarkan aksesibilitas yang dapat diakses banyak orang termasuk penyandang disabilitas. Salah satunya Steve Saylor, salah seorang “Blind Gamer” ini mengatakan bahwa dirinya terharu sekaligus takjub dengan game ini.

Baca juga artikel berikut ini : Dampak Kebanyakan Minum Kopi pada Kesehatan Jantung

Menurutnya, game ini sangat membantu dirinya karena menawarkan aksesibilitas yang diharapkan olehnya. Bahkan kata Steve, game ini bisa menjadi solusi bagi gamers lain yang mempunyai keterbatasan fisik seperti dirinya. Lebih lanjut Steve menyebut jika, sebagai game dengan aksesibilitas terlengkap dan terbaik saat ini.

“Kalian semua tidak akan tahu, kalian semua tidak tahu betapa berarti [semua ini]. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa. Ada begitu banyak hal di [game] ini. Ini yang saya dan orang-orang di komunitas aksesibilitas telah harapkan, untuk begitu lamanya.” Ungkap Steve sambil menangis takjub akan audio game.