BAHAYA LALAT DAN CARA BEBAS LALAT DI RUMAH

Tidak diragukan lagi apabila lalat rumah merupakan salah satu jenis serangga terbang yang seringkali mengganggu kehidupan manusia, terutama ketika mereka muncul di tempat dimana banyak ditemukan makanan seperti area dapur dan ruang makan.

Lalat yang hilir mudik dalam rumah amat menyebalkan bukan? Selain kotor dan menjijikkan, lalat juga dapat menyebarkan berbagai penyakit di rumah.

Lalat membawa bibit penyakit di kaki serta bulu-bulu lembut di sekujur tubuhnya. Hanya butuh beberapa detik bagi lalat untuk menularkan aneka patogen ke makanan atau permukaan yang mereka sentuh.

Ada sekitar 100 penyakit yang dibawa lalat, termasuk tifus, kolera dan disentri. Penyakit lain yang ditularkan lalat adalah salmonella, antraks, serta TBC. Lalat juga dapat menyebarkan telur dari cacing parasit.

Baca juga artikel berikut ini : MAKANAN MAKANAN YANG MENGANDUNG KOLESTROL TINGGI

Lalat  dikenal memiliki kualitas reproduksi yang efisien. Seekor lalat rumah betina dapat bertelur lebih dari 2.000 telur dalam beberapa batch, dan menetas hanya dalam waktu 8 – 20 jam. Selain itu lalat hanya membutuhkan waktu 7 – 10 hari untuk berkembang sepenuhnya dari telur hingga lalat dewasa.

Oleh karenanya, Anda tidak dapat menyepelekan masalah lalat yang ada – karena mereka dapat menjadi gangguan nyata di sekitar rumah atau tempat bisnis Anda hanya dalam waktu singkat.

Agar lalat bisa dikendalikan keberadaannya di rumah, Anda bisa melakukan beberapa langkah sebagai berikut.

Cari dimana lalat berkembang biak

Lalat bisa terus-menerus berkembang dan menyerbu rumah sebelum kita temukan sumbernya. Seekor lalat betina dapat mengerami 300 telur sekaligus dan bisa berkembang biak dengan cepat di tempat bersuhu tropis seperti halnya Indonesia.

Temukan tempat dimana lalat bisa bertelur. Biasanya lalat berkembang biak di tempat sampah, tempat makan binatang peliharaan, sisa-sisa makanan, bangkai binatang, bahkan piring kotor yang belum dicuci dapat menjadi tempat bertelur lalat.

Singkirkan sumber tersebut

Biasanya lalat berkembang biak di tempat sampah yang mulai membusuk, pupuk atau bangkai. Jangan biarkan makanan tidak tertutup rapat saat ditaruh di meja.

Bersihkan kotoran binatang peliharaan sesegera mungkin. Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup dan buanglah sampah dengan teratur. Jangan biarkan popok kotor berada di tempat terbuka.

Tutup rapat tempat sampah

Menutup tempat sampah dengan rapat bisa mencegah perkembang biakan lalat di rumah. Apabila Anda melihat belatung di tempat sampah luar rumah, pastikan kalau sampah yang dibuang tertutup dengan rapat agar lalat tidak bisa berkembang-biak.

Kendalikan lalat dengan flypaper

Untuk membasmi lalat, Anda tentu bisa menggunakan semprotan anti serangga, tapi selain mengandung pestisida yang beracun, semprotan ini justru tak efektif membasmi lalat.

Kertas lem penangkap lalat (flypaper) justru lebih efektif mengurangi lalat di rumah. Selain lebih murah, serta mudah didapatkan, kertas ini juga tak beracun sehingga aman digunakan.

Lalat yang menempel pada kertas ini akan terjebak dan tak dapat lepas lagi. Keberadaan lalat yang terjebak juga menarik perhatian teman-temannya dan membuat lebih banyak lalat yang terperangkap di kertas itu.

Baca juga artikel berikut ini : Efek Buruk Minum Alkohol berlebihan

Gantungkan jebakan lem di tempat yang sering dihinggapi lalat

Agar lebih efektif, gunakan kertas lem penangkap lalat di daerah dekat tempat makanan berada, tempat sampah, atau barang-barang lain dimana lalat sering hinggap.