Preview Crash Bandicoot 4: It’s About Time

Preview Crash Bandicoot 4: It's About Time

Tiga tahun lalu, Activision telah merilis Crash Bandicoot N. Sane Trilogy. Di mana game ini merupkan versi remaster dari ketiga seri klasik yang telah dirilis, yakni: Crash Bandicoot, Crash Bandicoot 2: Cortex Strikes Back, dan Crash Bandicoot 3: Warped. 

Kemunculan tiga game klasik tersebut tentu mendatangkan nostalgia bagi gamer era tahun 90-an yang pernah memainkannya. Terlebih Vicarious Visions berhasil memoles grafis dan musik dari game-game tersebut hingga berkualitas HD sehingga juga dapat dinikmati oleh gamer era sekarang.

Baca juga artikel berikut ini : Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Setelah tiga tahun berlalu, Activision dan Toys for Bob membuat seri keempat yang bakal menyuguhkan petualangan baru, yakni Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Pastinya banyak gamer yang penasaran bakal seperti apa seri keempat ini, mengingat seri keempat ini merupakan seri terbaru yang dikembangkan Activision bersama Toys for Bob.

Dan bakal menyuguhkan sesuatu yang lebih segar namun tidak meninggalkan kesan nostalgia. Sehingga apakah game ini bakal layak untuk dimiliki ketika nanti dirilis?

Nah menjelang perilisannya, penulis mendapatkan kehormatan untuk mencoba demo Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Lalu seperti apa gameplay-nya? Yuk simak sama-sama berikut ini.

Lebih Seru dan Lebih Menantang

Masih teringat jelas bagaimana ketiga seri dalam Crash Bandicoot N. Sane Trilogy jadi game platformer yang sangat seru untuk dimainkan. Seperti Super Mario Bros juga, di sini Crash bisa mati hanya karena dia salah lompat, salah sentuh, dan lain sebagainya. Sehingga game ini menuntut kamu untuk bermain secara hati-hati dan cekatan agar bisa melewati setiap stage.

Jika Vicarious Visions berhasil membuat pemain baru menjerit lewat N. Sane Trilogy, kini Toys for Bob juga berhasil membuat gamer veteran cukup berpikir keras untuk bisa melewati setiap rintangan.

Pasalnya, apa yang ditawarkan pada It’s About Time merupakan sesuatu yang baru meski masih mengadaptasi dari elemen sebelumnya.

Pada versi demo yang penulis coba, terdapat tiga misi yang bisa dimainkan, di antaranya; Snow Wau Out, Dino Dash, dan Snow Way Out Cortex Timeline. Walau hanya tiga stage yang disuguhkan, namun penulis merasakan tantangan yang cukup berbeda dan sangat menantang.

Misal dalam stage Snow Way Out, penulis langsung dihadapkan rintangan yang membuat kamu bergerak sangat hati-hati. Tapi serunya, terdapat “mask” atau topeng baru yang bisa digunakan, yaitu Kupuna-Wa.

Topeng ini memberikan kemampuan Crash Bandicoot untuk memperlambat waktu di sekitar. Ini sangat berguna untuk membantu Crash melewati rintangan yang bergerak cepat, sehingga penulis bisa melewatinya dengan mudah atau menghancurkan box yang dapat menghilang karena memiliki durasi waktu.

Setiap rintangan didesain sedemikian rupa agar kamu harus mencari cara untuk bisa melewatinya. Kecekatan tangan dan respons yang baik tentunya sangat membantu agar kamu bisa mencapai Checkpoint. 

Selain itu, It’s About Time juga hadir dengan beberapa elemen gameplay dengan perspektif yang berbeda. Seperti berjalan di dinding, tampilan 2D side-scrolling, hingga beberapa trik gameplay baru.

Jika stage Snow Way Out memiliki tema daerah bersalju dengan penuh es, maka stage lain seperti Dino Dash juga memiliki tema yang berbeda. Di mana stage ini bertema makhluk dinosaurus purbakala yang dikemas dengan elemen klasik. Di mana penulis harus melewati setiap rintangan sembari dikejar oleh Tyrannosaurus di belakang.

Hal menarik dari It’s About Time adalah ketika kamu berhenti bermain sejenak sembari memikirkan stategi untuk melewati rintangan, maka Crash akan mengeluarkan gerakan idle animation yang lebih bervariatif dari seri sebelumnya.

Banyak Fitur Baru yang Seru

Dalam It’s About Time, Crash Bandicoot bakal beberapa fitur yang bisa digunakan untuk membantu melewati setiap rintangan, salah satunya dengan topeng baru Kupuna-Wa. Nah lewat demo yang penulis coba, pada stage “Snow Way Out Cortex Timeline”, penulis bermain sebagai karakter Doctor Neo Cortex.

Karekter ikonik dari waralaba Crash Bandicoot ini juga memiliki fitur yang bisa digunakan untuk melewati rintangan. Misalnya, laser pengubah. Alat ini dapat mengubah benda maupun hewan untuk menjadi benda padat maupun benda lunak.

Misal ketika kamu harus melompat untuk tempat yang lebih tinggi, maka kamu harus mengubah objek didekatnya untuk menjadi benda lunak, sehingga kamu bisa melompat di atasnya dan menghasilkan lompatan yang lebih tinggi.

Selain itu, Neo Cortex juga memiliki kemampuan untuk melesat ke kanan dan kiri lebih cepat. Fitur ini memberikan kemudahan bagi kamu untuk melewati rintangan tanpa perlu melompat.

Kedua fitur yang dimiliki Doctor Neo Cortex ini sangat membantu dan belum pernah ada pada ketiga seri sebelumnya. Penulis yakin pada versi full nanti, Crash Bandicoot 4: It’s About Time akan memiliki beberapa karakter lain yang bisa dimainkan, seperti Coco Bandicoot yang telah diungkap sebelumnya.

Tidak Semudah yang Dibayangkan

Sejujurnya, penulis cukup dibuat kesal ketika mencoba memainkan Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Sebagai gamer veteran yang pernah memainkan N’Sane Trilogy, pastinya akan cukup mudah untuk melewati setiap rintangan.

Tapi kenyataannya, penulis justru dibuat cukup emosi. Mungkin karena usia yang tidak lagi muda sehingga tingkat responsif menjadi berkurang. Alhasil, penulis harus mati hingga puluhan kali sampai akhirnya berhasil menyelesaikan stage Snow Way Out. 

Namun ternyata hal tersebut juga berlaku pada gamer yang masih muda dan belum mengenal waralaba Crash Bandicoot. Ketika keponakan penulis yang baru berusia 14 tahun menjajal It’s About Time, ia juga merasa cukup kesulitan meski tak banyak kematian yang ia hasilkan untuk bisa melewati setiap rintangannya.

Crash Bandicoot 4: It’s About Time telah menjawab permintaan penggemarnya untuk menghadirkan sebuah seri yang baru dan orisinil namun tidak melepas identitas yang telah dimiliki dari ketiga seri sebelumnya.

Baca juga artikel berikut ini : Inilah 5 Hal Menarik yang Hadir di Update PUBG Mobile Juli 2020

Walau kini bukan lagi dikerjakan oleh developer Vicarious Visions, tapi hasil yang dibuat oleh Toys for Bob juga tidak kalah hebat. Sekadar informasi, Toys for Bob sendiri merupakan developer yang juga pernah mengerjakan beberapa proyek game, seperti porting Crash Bandicoot N’Sane Trilogy untuk Nintendo Switch dan sebagai developer yang mengembangkan Spyro Reignited Trilogy. 

Nah semoga preview tadi dapat memberikan gambaran seseru apa Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Selamat mencoba.