Preview Crash Bandicoot 4: It’s About Time

Tiga tahun lalu, Activision telah merilis Crash Bandicoot N. Sane Trilogy. Di mana game ini merupkan versi remaster dari ketiga seri klasik yang telah dirilis, yakni: Crash Bandicoot, Crash Bandicoot 2: Cortex Strikes Back, dan Crash Bandicoot 3: Warped. 

Kemunculan tiga game klasik tersebut tentu mendatangkan nostalgia bagi gamer era tahun 90-an yang pernah memainkannya. Terlebih Vicarious Visions berhasil memoles grafis dan musik dari game-game tersebut hingga berkualitas HD sehingga juga dapat dinikmati oleh gamer era sekarang.

Baca juga artikel berikut ini : Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Setelah tiga tahun berlalu, Activision dan Toys for Bob membuat seri keempat yang bakal menyuguhkan petualangan baru, yakni Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Pastinya banyak gamer yang penasaran bakal seperti apa seri keempat ini, mengingat seri keempat ini merupakan seri terbaru yang dikembangkan Activision bersama Toys for Bob.

Dan bakal menyuguhkan sesuatu yang lebih segar namun tidak meninggalkan kesan nostalgia. Sehingga apakah game ini bakal layak untuk dimiliki ketika nanti dirilis?

Nah menjelang perilisannya, penulis mendapatkan kehormatan untuk mencoba demo Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Lalu seperti apa gameplay-nya? Yuk simak sama-sama berikut ini.

Lebih Seru dan Lebih Menantang

Masih teringat jelas bagaimana ketiga seri dalam Crash Bandicoot N. Sane Trilogy jadi game platformer yang sangat seru untuk dimainkan. Seperti Super Mario Bros juga, di sini Crash bisa mati hanya karena dia salah lompat, salah sentuh, dan lain sebagainya. Sehingga game ini menuntut kamu untuk bermain secara hati-hati dan cekatan agar bisa melewati setiap stage.

Jika Vicarious Visions berhasil membuat pemain baru menjerit lewat N. Sane Trilogy, kini Toys for Bob juga berhasil membuat gamer veteran cukup berpikir keras untuk bisa melewati setiap rintangan.

Pasalnya, apa yang ditawarkan pada It’s About Time merupakan sesuatu yang baru meski masih mengadaptasi dari elemen sebelumnya.

Pada versi demo yang penulis coba, terdapat tiga misi yang bisa dimainkan, di antaranya; Snow Wau Out, Dino Dash, dan Snow Way Out Cortex Timeline. Walau hanya tiga stage yang disuguhkan, namun penulis merasakan tantangan yang cukup berbeda dan sangat menantang.

Misal dalam stage Snow Way Out, penulis langsung dihadapkan rintangan yang membuat kamu bergerak sangat hati-hati. Tapi serunya, terdapat “mask” atau topeng baru yang bisa digunakan, yaitu Kupuna-Wa.

Topeng ini memberikan kemampuan Crash Bandicoot untuk memperlambat waktu di sekitar. Ini sangat berguna untuk membantu Crash melewati rintangan yang bergerak cepat, sehingga penulis bisa melewatinya dengan mudah atau menghancurkan box yang dapat menghilang karena memiliki durasi waktu.

Setiap rintangan didesain sedemikian rupa agar kamu harus mencari cara untuk bisa melewatinya. Kecekatan tangan dan respons yang baik tentunya sangat membantu agar kamu bisa mencapai Checkpoint. 

Selain itu, It’s About Time juga hadir dengan beberapa elemen gameplay dengan perspektif yang berbeda. Seperti berjalan di dinding, tampilan 2D side-scrolling, hingga beberapa trik gameplay baru.

Jika stage Snow Way Out memiliki tema daerah bersalju dengan penuh es, maka stage lain seperti Dino Dash juga memiliki tema yang berbeda. Di mana stage ini bertema makhluk dinosaurus purbakala yang dikemas dengan elemen klasik. Di mana penulis harus melewati setiap rintangan sembari dikejar oleh Tyrannosaurus di belakang.

Hal menarik dari It’s About Time adalah ketika kamu berhenti bermain sejenak sembari memikirkan stategi untuk melewati rintangan, maka Crash akan mengeluarkan gerakan idle animation yang lebih bervariatif dari seri sebelumnya.

Banyak Fitur Baru yang Seru

Dalam It’s About Time, Crash Bandicoot bakal beberapa fitur yang bisa digunakan untuk membantu melewati setiap rintangan, salah satunya dengan topeng baru Kupuna-Wa. Nah lewat demo yang penulis coba, pada stage “Snow Way Out Cortex Timeline”, penulis bermain sebagai karakter Doctor Neo Cortex.

Karekter ikonik dari waralaba Crash Bandicoot ini juga memiliki fitur yang bisa digunakan untuk melewati rintangan. Misalnya, laser pengubah. Alat ini dapat mengubah benda maupun hewan untuk menjadi benda padat maupun benda lunak.

Misal ketika kamu harus melompat untuk tempat yang lebih tinggi, maka kamu harus mengubah objek didekatnya untuk menjadi benda lunak, sehingga kamu bisa melompat di atasnya dan menghasilkan lompatan yang lebih tinggi.

Selain itu, Neo Cortex juga memiliki kemampuan untuk melesat ke kanan dan kiri lebih cepat. Fitur ini memberikan kemudahan bagi kamu untuk melewati rintangan tanpa perlu melompat.

Kedua fitur yang dimiliki Doctor Neo Cortex ini sangat membantu dan belum pernah ada pada ketiga seri sebelumnya. Penulis yakin pada versi full nanti, Crash Bandicoot 4: It’s About Time akan memiliki beberapa karakter lain yang bisa dimainkan, seperti Coco Bandicoot yang telah diungkap sebelumnya.

Tidak Semudah yang Dibayangkan

Sejujurnya, penulis cukup dibuat kesal ketika mencoba memainkan Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Sebagai gamer veteran yang pernah memainkan N’Sane Trilogy, pastinya akan cukup mudah untuk melewati setiap rintangan.

Tapi kenyataannya, penulis justru dibuat cukup emosi. Mungkin karena usia yang tidak lagi muda sehingga tingkat responsif menjadi berkurang. Alhasil, penulis harus mati hingga puluhan kali sampai akhirnya berhasil menyelesaikan stage Snow Way Out. 

Namun ternyata hal tersebut juga berlaku pada gamer yang masih muda dan belum mengenal waralaba Crash Bandicoot. Ketika keponakan penulis yang baru berusia 14 tahun menjajal It’s About Time, ia juga merasa cukup kesulitan meski tak banyak kematian yang ia hasilkan untuk bisa melewati setiap rintangannya.

Crash Bandicoot 4: It’s About Time telah menjawab permintaan penggemarnya untuk menghadirkan sebuah seri yang baru dan orisinil namun tidak melepas identitas yang telah dimiliki dari ketiga seri sebelumnya.

Baca juga artikel berikut ini : Inilah 5 Hal Menarik yang Hadir di Update PUBG Mobile Juli 2020

Walau kini bukan lagi dikerjakan oleh developer Vicarious Visions, tapi hasil yang dibuat oleh Toys for Bob juga tidak kalah hebat. Sekadar informasi, Toys for Bob sendiri merupakan developer yang juga pernah mengerjakan beberapa proyek game, seperti porting Crash Bandicoot N’Sane Trilogy untuk Nintendo Switch dan sebagai developer yang mengembangkan Spyro Reignited Trilogy. 

Nah semoga preview tadi dapat memberikan gambaran seseru apa Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Selamat mencoba.

Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Apakah kamu merasa game racing model simulasi terlalu rumit untuk dimainkan?

Mungkin kamu pemain game generasi tua, yang ingin game racing gaya arcade seperti Top Gear di Super Nintendo?

Kalau begitu ada pilihan menarik untuk kamu: Horizon Chase TurboGame karya Aquiris yang versi deluxe-nya dihadirkan oleh SCRYsoft ke wilayah Asia Tenggara.

Baca juga artikel berikut ini : Inilah 5 Hal Menarik yang Hadir di Update PUBG Mobile Juli 2020

Saya mendapat kesempatan review game yang satu ini menggunakan versi PS4, berdasarkan review copy resmi. Begini komentar saya!

1. Sengaja mengincar gaya retro

Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Dari deskripsi resmi Horizon Chase Turbogame racing yang satu ini memang mengincar nuansa retro.

Ini terlihat dari visualnya, yang gayanya terasa unik. Dari keterangan resmi, game ini memang mengincar untuk menciptakan kembali nuansa grafis gaya 16-Bit, namun kali ini didukung dengan kekuatan konsol era sekarang.

Hasilnya? Dari segi visual sih, saya merasa awamnya Horizon Chase Turbo terasa biasa saja. Namun ada beberapa level yang menarik karena kondisi areanya. Mulai dari peralihan hari, hujan lebat, turunnya salju, semuanya disajikan dengan detail yang oke.

Salah satu nilai jual lain game ini, yang semakin membuat nuansa retro-nya terasa, adalah Barry Leitch.

Barry adalah pengisi game klasik seperti Top Gear dan Rush. Ia kembali menunjukkan kemampuannya di game ini, menyajikan irama yang bisa membuatmu semakin seru memainkannya.

2. Seru dan mudah dimainkan

Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Horizon Chase Turbo adalah game yang mudah dipahami. Kamu hanya tinggal melihat sebentar skema kendalinya di option, dan kamu seharusnya sudah bisa mengoperasikan mobil-mobil di game ini meski kamu awam game racing.

Ini membuat Horizon Chase Turbo bisa jadi pilihan kalau kamu butuh game racing untuk fun. Mau anak-anak hingga orang dewasa bisa memainkan game ini dengan mudah.

Namun untuk meraih kemenangan, tentu game ini juga menyajikan hal-hal yang harus kamu kuasai. Seperti penguasaan belokan, minimalisir tabrakan (karena benturan akan mempercepat bensin mobilmu habis), serta ketelitian menemukan lokasi pengisian bahan bakar.

Yang menarik juga? Game ini mendukung multiplayer offline sampai empat pemain. Kamu dan teman-temanmu bisa merasakan balapan seru dan rusuh secara split screen, selama kamu punya controller ekstra.

3. Menyajikan banyak lintasan balap dan mobil

Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Horizon Chase Turbo menyajikan beragam mobil dan lintasan yang bisa kamu coba.

Lintasan ini dimulai dari Amerika hingga ke negara lain seperti Brazil dan Afrika Selatan.

Beberapa lintasan balap bahkan terasa unik karena sentuhan visual, seperti balapan di tengah hujan lebat. Atau lintasan-lintasan tertentu di mana kamu merasakan pergeseran waktu, dimulai saat senja dan hari menjadi gelap.

Tentu saja, Horizon Chase Turbo juga menyajikan puluhan pilihan mobil yang bisa kamu coba. Di versi yang saya mainkan untuk review, ada 34 kendaraan yang beragam.

Mobil yang awalnya bisa kamu mainkan tergolong sedikit, namun seiring dengan semakin banyaknya poin yang kamu peroleh, semakin banyak pula kendaraan yang bisa kamu coba.

Uniknya, mobil-mobil ini tak sebatas kendaraan yang awam digunakan untuk racing saja. Ada mobil yang terasa ngawur-ngawur kocak seperti mobil untuk orang belajar nyetir, mobil polisi, mobil tukang reparasi kabel.

Selain itu, ada juga mobil yang terasa sekali terinspirasi dari kendaraan ikonik. Saya menemukan mobil mirip Toyota AE86, seperti yang digunakan Takumi Fujiwara di Initial D.

Yang unik juga, supir dari mobil-mobil ini memiliki kepribadian yang beda-beda juga. Ini terlihat dari balon dialog mereka. Supir dari mobil belajar nyetir, misalnya, benar-benar berkomentar seperti ia masih dalam proses belajar.

4. Kesimpulannya? Game yang asyik buat dimainkan oleh keluarga, atau saat teman-teman kumpul

Review Horizon Chase Turbo: Game Balapan yang Fun dan Mudah Dimainkan

Di tahun 90-an dulu, game racing gaya arcade seperti Top Gear bisa jadi pilihan untuk main di Super Nintendo saat teman-teman sedang kumpul di rumah.

Horizon Chase Turbo pun bisa mengisi posisi tersebut di era 2020 ini. Yah, pandemik COVID-19 mungkin membuat sulit bagi teman-teman untuk kumpul. Tapi ini game yang tetap bisa mudah dimainkan oleh orang serumah.

Baca juga artikel berikut ini : Inilah 5 Lokasi Looting Terbaik di Map Livik PUBG Mobile

Kamu solo player? Game ini tetap menyajikan lintasan balap yang bervariasi dan menantang. Membuka semua mobil di game ini juga memberi tantangan sendiri, karena tidak hanya dari poin, kamu juga kadang harus menjadi juara 1 di setiap arena tertentu, sehingga skill kamu akan diuji.

Visual gaya retro game ini memang terasa biasa saja, dan kadang terasa seperti gaya game mobile. Namun tetap ada beberapa lintasan balap yang terasa unik karena efek khusus seperti pergeseran waktu, salju, dan lain-lain.

Secara keseluruhan? Saya bisa memberikan game ini 3,5/5 bintangPunya kelemahan, namun tetap fun untuk dimainkan rame-rame.

Inilah 5 Hal Menarik yang Hadir di Update PUBG Mobile Juli 2020

Akhirnya pihak PUBG Mobile menghadirkan patch note terkait update yang akan diberikan di bulan Juli ini. Pada update PUBG Mobile kali ini ada beberapa hal menarik yang akan menambah keseruan kamu saat bertempur. Apa saja itu? Yuk langsung simak saja di bawah pembahasannya.

1. Hadirnya Map Livik

Pada update PUBG Mobile ini kita dihadirkan dengan map baru yang punya ukuran kecil dengan medan pertempuran yang beragam di dalamnya, nama map ini adalah Livik. Berbicara tentang Livik, map ini dibangun dengan pertempuran yang lebih intens di mana hanya akan ada 52 pemain yang bertempur dengan estimasi permainan 15 menit.

Baca juga artikel berikut ini : Inilah 5 Lokasi Looting Terbaik di Map Livik PUBG Mobile

Meski hadir untuk update PUBG Mobile di bulan ini, nyatanya Livik masih dalam tahap beta — bakal akan ada beberapa perubahan ke depannya, termasuk penambahan bangunan-bangunan yang akan membuat pertempuran makin menegangkan.

2. Senjata Eksklusif P90 dan MK12

Selain penambahan map terbaru, update PUBG Mobile di bulan Juli juga mendatangkan senjata P90 dan MK12. Bagi kamu yang belum tahu, P90 adalah senjata sub-machine gun yang tadinya hanya hadir di dalam Arena saja, akan tetapi kali ini ia dapat kamu temukan di dalam battle royale dengan hanya tersedia di map Livik.

Berbicara kelebihannya, P90 merupakan sub-machine gun yang punya recoil jinak serta rate of fire yang tinggi, cocok untuk digunakan dalam pertempuran jarak dekat-menengah. Lalu, dengan jumlah peluru yang banyak, kamu bisa gunakan untuk menembak musuh tanpa memberikan mereka nafas sekalipun.

Lalu lanjut ke pembahasan MK12, ini merupakan senjata bertipe DMR yang juga hadir eksklusif untuk Livik. Apabila P90 didesain untuk pertempuran jarak dekat-menengah, MK12 justru hadir untuk pertempuran jarak jauh. Dan, banyak yang bilang kalau senjata ini sangat kuat berkat fitur burst mode-nya — alhasil juga bisa digunakan di jarak dekat jika darurat.

3. Kendaraan Monster Truck

Pada update PUBG Mobile ketiga, kita juga dihadirkan kendaraan baru yang memiliki ukuran besar bernama Monster Truck. Bocoran mengenai Monster Truck ini sebenarnya sudah hadir sejak Juni lalu yang dibocorkan salah seorang youtuber.

Kendaraan ini menggunakan empat roda dan memiliki warna gelap dengan lapisan baja (sepertinya). Bila melihat ukurannya, tampaknya kendaraan ini memiliki status HP di atas rata-rata — dapat menerima lebih banyak peluru dan sulit untuk dihancurkan.

Meski kelihatannya kuat, Monster Truck sangat terbuka dari segala sisi, sehingga kamu bisa dengan mudah menembak pemain yang mengendarainya.

4. Hadirnya Ancient Secret

Mode ini akan memberikan efek di map Erangel dan Miramar setelah diaktifkan. Pemain bisa memilih untuk ikut berpartisipasi atau tidak lewat bagian setting di menu mode selection. Ancient Secret memiliki beberapa tahapan yang bisa kamu selesaikan, seperti:

    • Ancient Temple: Bangunan dengan struktur besar yang awalnya dibangun kokoh di tanah, namun bangunan ini perlahan mulai terangkat ke udara dan bergerak perlahan mengikuti playzone;
    • Slate Puzzle: Puzzle interaktif yang dibuat dari batu tulis kuno;
    • Boss Fight: Pemain yang berhasil masuk ke ruang terkunci di lantai dua Ancient Secret dapat terlibat dalam pertempuran melawan boss dan berjuang untuk mendapat reward besar;
    • Small Ruin: Reruntuhan kecil dari bangunan kuno yang muncul secara acak, memiliki crate untuk diambil dan puzzle untuk dipecahkan.

Baca juga artikel berikut ini : MineCraft Pocket Edition Review

5. Gameplay Spark the Flame

Mode ini akan tersedia di mode klasik untuk map Erangel dan Miramar. Pemain nantinya bisa mendapat kesempatan memainkan mode ini setelah memilih map. Mode Spark the Flame mempunyai beberapa patung yang membuatmu mendapatkan supply. Berikut daftarnya:

    • Patung Kecil: Akan terbakar saat disentuh. Menjatuhkan supply dan item event setelah terbakar;
    • Patung Besar: Memiliki beberapa fase selama event berjalan. Patung ini baru akan terbakar setelah memasuki fase akhirnya;
    • Camp Patung: Akan ada beberapa tenda di sekitar patung. Kamu bisa menelusurinya untuk mendapatkan supply.

Nah itulah hal menarik yang hadir di update PUBG Mobile bulan Juli ini.

Inilah 5 Lokasi Looting Terbaik di Map Livik PUBG Mobile

Livik adalah map terbaru di dalam PUBG Mobile. Map Livik PUBG Mobile juga sangat eksklusif karena sesuai namanya hanya hanya hadir dalam versi mobiledan juga punya empat medan tempur dari map PUBG yang sudah dirilis sebelumnya.

Berbicara tentang ukuran, Livik adalah yang paling kecil. Bahkan bila dibandingkan dengan Sanhok, mapini masih yang paling kecil. Walaupun kecil, tetap saja para pemain membutuhkan informasi terkait lokasi-lokasi lootingyang harus diketahui para pemain.

Baca juga artikel berikut ini : MineCraft Pocket Edition Review

Kira-kira di mana saja itu? Berikut adalah lima lokasi lootterbaik di mapLivik PUBG Mobile.

1. Aqueduct

Lokasi lootpertama yang bisa kamu kuasai lebih dulu untuk melakukan lootingadalah Aqueduct. Lokasi ini sebenarnya cukup enak untuk mendapatkan berbagai senjata serta attachmenttingkat tinggi, tapi sayangnya cukup beresiko untuk dilakukan karena terletak di bawah tanah.

Tak mustahil juga ini akan menjadi lokasi pertama dan terakhir kali kamu untuk bertempur karena akan cukup banyak yang mendarat di sini. Lokasi ini juga sangat minim bangunan untuk bersembunyi, sehingga akan sangat mengandalkan skillmenembak jika kamu sudah berhadapan dengan lawan yang hadir di sini.

2. Power Plant

Ingin mendapatkan barang-barang mewah tapi dengan angka kematianyang rendah, kamu bisa datang mendarat ke Power Plant. Tempat ini menyajikan looting-an yang luar biasa bagusnya.

Selain itu, tersedia juga berbagai kendaraan yang bisa kamu gunakan untuk rotasi ke lokasi selanjutnya jika dirasa sudah mendapatkan senjata serta attachmentyang lumayan bagus.

Kamu juga tidak perlu takut untuk bertemu dengan lawan di sini, pasalnya masih ada beberapa bangunan yang bisa kamu gunakan sebagai tempat bersembunyi. Namun penulis sarankan agar gunakan kendaraan yang tersebar di dalam Power Plant jika kamu ingin selamat.

Baca Juga >> Developer Ingin PUBG Tetap Eksis Hingga 20 Tahun Kedepan

3. Iceborg

Lokasi lootterbaik selanjutnya yang bisa kamu temukan di mapLivik PUBG Mobileadalah Iceborg. Tempat ini dilapisi dengan salju selayaknya Vikendidan menyediakan berbagai hasil lootingyang melimpah.

Meski punya lootingyang melimpah, Iceborg akan jarang untuk dikunjungi para pemain karena lokasinya yang berada di ujung map.

Namun ini kembali kepada garis terbang pesawat. Jika mendekati Iceborg, maka tidak mungkin juga akan banyak yang mendarat di sana, sehingga kamu harus persiapkan mental dan skillyang lebih matang.

4. Holdhus

Lokasi di mapLivik yang punya potensi sangat besar untuk menyediakan berbagai lootingmenarik adalah Holdhus. Ini hampir mirip seperti dengan Iceborg, tapi letaknya berada di bawah kiri bawah dari map. Kemungkinan juga Holdhus akan jarang untuk dijangkau oleh para pemain PUBG Mobile.

Meski terletak di pojok map, Holdhus nyatanya cukup luas untuk dijelajahi loh! Sehingga cocok banget sebagai tempat mendarat jika kamu suka bermain squad.

Baca juga artikel berikut ini : 7 Film Bertema Game yang Wajib Kamu Tonton Selain Kingsglaive: Final Fantasy XV

5. Midstein

Lokasi terakhir di mapLivik PUBG Mobileyang punya potensi terbesar dalam menyediakan berbagai lootingmewah adalah Midstein. Karena lokasinya yang terletak di tengah-tengah map, maka Midstein akan menjadi medan tempur paling ideal bagi para pemain barbar. Jika kamu ragu untuk bertarung di awal-awal permainan sebaiknya hindari Midstein, lalu pilih keempat area di atas.

Itulah lima lokasi lootingterbaik di dalam map Livik PUBG Mobile.  Pastikan untuk follow akun Instagram dan Facebook Dunia Games agar kamu nggak ketinggalan informasi seputar game setiap harinya.

MineCraft Pocket Edition Review

Mudah, sederhana dan kreatif adalah kata-kata yang pas untuk menggambarkan game Minecraft: Pocket Edition (PE). Serunya petualangan, mengumpulkan barang, dan membangun sesuatu kini hadir ke dalam genggamanmu. Game ini dibuat oleh Markus ‘Notch’ Pesson dan dikembangkan melalui perusahaan bernama Swedia Mojang. Game ini telah terjual sebanyak 60 juta copy pada tahun 2014 dan terus bertambah hingga sekarang.

Baca juga artikel berikut ini : 7 Film Bertema Game yang Wajib Kamu Tonton Selain Kingsglaive: Final Fantasy XV

Kalau kamu pernah mencoba versi pc, mungkin kamu akan menyadari bahwa dunia di PE ini lebih sempit dan musuh yang muncul lebih sedikit. Mungkin hal tersebut adalah bentuk penyesuaian dengan kapasitas perangkat mobile. Tetapi itu tidak menjadi masalah, karena Minecraft PE ini akan memberikan kesenangan bermain yang sama. Minecraft PE ini menghadirkan mode baru seperti Survival, Creative Mode, dan multiplayer game.

Minecraft secara acak akan menciptakan suatu dunia yang terdiri dari batu, kayu, pasir, dan berbagai mineral lainnya. Warna balok yang berwarna-warni dibuat dengan gambar sangat sederhana tetapi cukup jelas. Dari balok-balok inilah pemain bisa menciptakan berbagai macam hal sesuai dengan imajinasinya. Fasilitas seperti inilah yang jarang sekali ditemukan di dalam game, yaitu kebebasan untuk menciptakan apa saja.

Di mode Survival, semua balok harus dipukul sampai hancur sebelum bisa diambil. Proses ini memerlukan waktu dan tenaga yang besar dan setiap material kemudian diangkut ke markas yang jaraknya mungkin jauh dari tempat mengambilnya. Hasil jerih payah inilah yang membuat rasa kepemilikan yang besar terhadap apa saja yang berhasil kumpulkan.

Saat pemain mulai membangun berbagai macam benda, maka keperluan untuk mendapat material yang lebih bagus akan muncul. Satu-satunya tempat untuk mendapatkannya adalah dengan membongkar isi bumi. Di sini pemain juga akan menghadapi musuh yang sama seperti di atas bumi, tetapi ruang yang serba sempit akan menjadi tantangan tersendiri. Fasilitas yang sangat berguna di PE ini adalah kemampuan untuk melompat secara otomatis jika ada penghalang di depan.

Dunia Minecraft PE ini terkesan sangat sempit dibandingkan dengan versi PC dan XBox. Jika berjalan lurus ke satu arah, maka pemain akan segera menabrak dinding yang tidak terlihat. Fasilitas multiplayer yang disediakan mungkin tidak akan terlalu menarik karena para pemain akan terlalu berdekatan.

Proses pembuatan barang di Minecraft PE jauh lebih sederhana dari versi lainnya. Pemain cukup men-tap barang tertentu maka barang tersebut akan langsung berpindah ke kolom penyimpanan. Kontrol seperti ini sangat praktis dan cocok diterapkan untuk perangkat mobile.

Creative mode adalah permainan yang menyediakan material tidak terbatas untuk pemain. Jika pemain ingin membangun sesuatu, maka pemain tidak perlu bersusah payah mendapatkan material yang diperlukan. Mode ini sangat cocok untuk mencurahkan kreativitas karena pemain tidak perlu memusingkan bagaimana harus bertahan hidup.

Baca juga artikel berikut ini :  PUBG Sudah Terjual 70 Juta Kopi Sejak Tahun 2017

Minecraft Pocket Edition adalah game yang menyenangkan. Versi update terbaru ini memberikan model permainan yang semakin sama dengan versi PC. Kekurangannya yang terbesar adalah ukuran map yang sempit dan jenis barang yang bisa dibuat terlalu sedikit. Game ini bisa didapatkan di Apps Store dan Play Google.

7 Film Bertema Game yang Wajib Kamu Tonton Selain Kingsglaive: Final Fantasy XV

Sudahkah kamu menonton Kingsglaive: Final Fantasy XV? Kalau belum, saya sarankan sebaiknya lekaslah menonton. Kingsglaive adalah film yang keren dan amat menghibur, terutama bagi para penggemar berat seri Final Fantasy.

Setelah menonton Kingsglaive, mungkin kamu berminat mencari film lain yang sama-sama berkaitan dengan video game dan tak kalah menarik. Berikut ini adalah beberapa film bertema game yang saya rekomendasikan untuk kamu tonton. Siapa tahu bisa membantumu mengisi waktu luang di akhir minggu yang sepi. Beberapa di antaranya gratis lo!

Baca juga artikel berikut ini :  PUBG Sudah Terjual 70 Juta Kopi Sejak Tahun 2017

Resident Evil: Degeneration

Jangan salah sangka, ini bukan bagian dari seri film live action yang diperankan Milla Jovovich. Resident Evil: Degeneration adalah adaptasi seri Resident Evil dalam wujud film animasi 3D yang diproduksi langsung oleh Capcom dan Sony Pictures. Kamu akan melihat aksi seru Leon S. Kennedy serta Claire Redfield dalam usaha mereka membasmi virus zombi baru bernama G-virus.

Street Fighter: Assassin’s Fist

Street Fighter sudah pernah beberapa kali mendapat adaptasi film, tapi mungkin hanya film ini yang berhasil menyampaikan jiwa pertarungan dalam Street Fighter secara pas. Bermula dari sebuah proyek buatan fan, Street Fighter: Assassin’s Fist menceritakan masa lalu Ryu dan Ken saat mereka masih belajar di perguruan Ansatsuken. Cerita ini merupakan adaptasi dari kejadian dalam seri game Street Fighter Alpha.

Free to Play: The Movie

Film yang satu ini adalah film dokumenter menarik yang dibuat oleh Valve di tahun 2014. Free to Play: The Movie mengisahkan perjalanan hidup para pemain profesional Dota 2, perjuangan mereka membuat esport diakui sebagai pekerjaan yang layak, hingga suka duka mengikuti turnamen Dota 2 The International.

Wreck-It Ralph

Wreck-It Ralph mungkin bukan film yang diadaptasi dari video game sungguhan, tapi film ini betul-betul menampilkan semangat gamer dengan cara yang lugas dan menyenangkan. Saksikan bagaimana jadinya kalau para karakter game di sebuah arcade center bisa hidup dan berkomunikasi satu sama lain. Kemudian ikuti kisah Ralph, si karakter penjahat yang sudah bosan jadi penjahat dan ingin bertobat.

Kamu akan menemukan sangat banyak cameo maupun parodi bermacam-macam game ternama di sini. Kemunculan karakter dari Super Mario Bros., Sonic the Hedgehog, Street Fighter, Pac-Man, dan judul-judul klasik lainnya dijamin akan membuatmu senyum-senyum sendiri. Wreck-It Ralph menyajikan cerita ringan yang cocok dinikmati bersama keluarga sambil bernostalgia.

Metal Gear Solid: Philantropy

Sebetulnya saya agak sedih memasukkan Metal Gear Solid: Philantropy ke daftar film wajib tonton. Film karya The Hive Division ini bermula dari proyek fan yang dibuat tanpa mencari keuntungan. Malang, setelah merilis film pertamanya secara gratis, proyek mereka harus terhenti gara-gara masalah lisensi dengan Konami.

Kita tidak bisa menyaksikan akhir cerita Metal Gear Solid: Philantropy, padahal film ini sangat keren, bahkan digemari oleh Hideo Kojima. Meski berakhir tak komplit, Metal Gear Solid: Philantropy bagian pertama tetap seru dan layak untuk kamu tonton. Semoga saja suatu hari nanti muncul keajaiban di Konami sehingga The Hive Division bisa menyelesaikan proyeknya

Danganronpa: The Animation

Dari judulnya saja pasti sudah bisa ditebak ini film apa. Ya, Danganronpa: The Animation adalah serial anime hasil adaptasi langsung dari visual novel Danganronpa: Trigger Happy Havoc yang populer. Menonton anime ini rasanya sudah serasa memainkan game sampai tamat, sebab gaya visual, dialog, serta efek-efek animasi yang digunakan memiliki nuansa sangat mirip dengan game aslinya.

Danganronpa baru-baru ini juga sudah mendapat satu anime lagi berjudul Danganronpa 3: The End of Hope’s Peak High School. Uniknya, anime baru tersebut bukan adaptasi dari salah satu game, tapi justru cerita orisinal yang merupakan lanjutan dari Danganronpa 2: Goodbye Despair. Game terbaru seri Danganronpa yaitu New Danganronpa V3: Minna no Koroshiai Shin Gakki akan memiliki cerita yang berbeda.

Tekken: Blood Vengeance

Satu lagi film adaptasi game fighting wajib tonton, sekarang dari seri Tekken. Tekken: Blood Vengeance menceritakan pertarungan Ling Xiaoyu, Alisa Bosconovitch, dan Jin Kazama melawan Heihachi Mishima yang ingin menguasai Devil Gene. Film animasi 3D ini menampilkan tokoh-tokoh penting seri Tekken sesuai dengan karakter asli mereka, namun sebenarnya ceritanya tidak berhubungan dengan kanon dalam Tekken.

Tekken: Blood Vengeance adalah film yang cocok bila kamu hanya ingin menikmati adegan pertarungan keren tanpa harus banyak berpikir. Sama seperti seri game Tekken itu sendiri, di film ini fokus utamanya adalah aksi baku hantam, sementara cerita hanyalah pemanis yang mungkin akan kamu lupa keesokan harinya. Yang penting filmnya menghibur!

Baca juga artikel berikut ini :  Guide & Tips Bermain Selena Support di Mobile Legends

Itulah beberapa film bertema video game yang berkualitas bagus dan layak kamu tonton. Film hasil adaptasi game memang sering kali mengecewakan, apalagi bila dibuat oleh sutradara Hollywood yang tidak memahami nuansa dan semangat dalam game aslinya. Kadang malah film buatan penggemar lebih menarik daripada film adaptasi resmi. Miris, bukan?

Meski demikian, bukan berarti film adaptasi game tidak punya harapan. Kingsglaive: Final Fantasy XV merupakan contoh bagaimana menjembatani selera gamer dengan selera penikmat film. Warcraft yang rilis beberapa waktu lalu juga meraih sukses besar di negara Cina, menunjukkan bahwa film tersebut punya daya tarik terhadap kalangan gamer tertentu.

Mana di antara film-film di atas yang sudah kamu tonton? Atau kamu malah punya rekomendasi lainnya?

PUBG Sudah Terjual 70 Juta Kopi Sejak Tahun 2017

Kemarin, 14 Juli 2020, PUBG mengumumkan bahwa game Battle Royale PC yang dibesut oleh Brendan Greene sudah terjual 70 juta kopi sejak rilis pertama kali tahun 2017 lalu. Seiring dengan pencapaian ini, PUBG Corp. juga menyajikan konten dan pembaruan yang menarik terhadap game tersebut.

Sebelumnya kita sudah melihat rework untuk dua map, Erangel dan Vikendi. Kini berbarengan dengan pencapaian tersebut, PUBG Corp. juga umumkan Season 8 yang hadir bersamaan dengan rework map Sanhok. Dalam sebuah video trailer, PUBG Corp. menunjukkan beberapa titik-titik perubahan penting di Sanhok.

Baca juga artikel berikut ini :  Guide & Tips Bermain Selena Support di Mobile Legends

Preview dibuka dengan menunjukkan bangunan peninggalan di area Cave yang kini bersih dari berbagai alat-alat ekskavasi. Juga ditunjukkan penambahan jembatan gantung pada area lembah Sanhok, yang tentu nantinya akan menjadi pusat pertempuran. Adegan selanjutnya menunjukkan Loot Drop turun yang terlihat seperti Ruins, karena berupa area dengan banyak candi-candi.

Mengutip dari Dot Esports, rework map Sanhok akan hadir untuk PUBG Update 8.1. Update tersebut akan tersedia untuk PUBG Test Server platform PC mulai dari 15 Juli 2020, dan PUBG Test Server platform konsol pada 20 Juli 2020. Update 8.1 sendiri akan rilis secara penuh tanggal 22 Juli di PC via Steam dan 30 Juli untuk konsol Xbox One, PS4, dan Stadia.

Sudah tiga tahun berlalu sejak Playerunknown’s Battleground (PUBG) rilis pertama kalinya untuk para gamers platform PC. Rilis pertama Maret 2017 lalu dalam fase beta, PUBG dengan genre baru yang segar berhasil menarik hati banyak para pemain game di PC.

Kesuksesan PUBG membuat banyak pengembang jadi meniru jejaknya. Epic Games jadi membuat Fortnite Battle Royale, Ubisoft membuat Hyper Scape, bahkan memincut Tencent untuk membuat PUBG Mobile.

Jumlah penjualan tersebut tentunya tidak berbanding lurus dengan keadaan PUBG sekarang. Mengutip Statista, PUBG mencatatkan 546.000 orang pemain terbanyak di saat bersamaan (Concurrent Users) pada bulan kemarin. Angka tersebut jadi terlihat kecil, karena PUBG pernah mencatatkan 3,24 juta orang bermain di saat bersamaan pada bulan Januari 2018 lalu.

Baca juga artikel berikut ini : Cara Membaca Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus

Walau demikian, brand PUBG sebagai ikon battle royale masih bertahan hingga sekarang. Ini terlihat salah satunya dari kesuksesan Tencent, yang tuai 3 miliar Rupiah pendapatan dari PUBG Mobile, sejak rilis untuk pertama kalinya pada Maret 2018 lalu. Dengan rework Sanhok, mampukah PUBG kembali ke masa kejayaannya sebagai raja game Battle Royale di PC?

Guide & Tips Bermain Selena Support di Mobile Legends

Di META game Mobile Legends: Bang Bang saat ini, banyak hero yang asyik untuk dimainkan sebagai support, karena kelincahan mereka yang mampu mempengaruhi early game. Keuntungan bermain hero yang kuat pada fase awal adalah untuk merusak ekonomi tim musuh dan memberi space bagi tim sendiri.

Salah satu hero yang mampu melakukan hal tersebut adalah Selena, seorang hero yang handal dalam segi burst dan reap musuh dengan cepat. Awalnya hero ini sering dimainkan sebagai carry/assassin, namun perlahan-lahan lebih banyak dimainkan sebagai support.

Baca juga artikel berikut ini : Cara Membaca Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus

Kali ini saya akan mencoba untuk memberikan guide dan tips untuk bermain Selena sebagai support.

1. Pergunakan Abyssal Trap Semaksimal Mungkin

Screenshot: MLBB

Abyssal Trap yang bisa digunakan oleh Selena memiliki jumlah maksimum tiga. Dengan begitu Selena bisa membuka map pada daerah tertentu dan hal ini krusial untuk melihat posisi-posisi lawan. Pembukaan map berguna saat early game maupun late game.

Vision yang baik dapat mempermudah membuat keputusan seperti kapan harus mengambil sebuah teamfight atau lebih baik untuk mundur. Lebih banyak vision yang dimiliki, lebih nyaman juga bagi tim Anda untuk tahu kapan harus bermain lebih agresif dan kapan harus menjaga jarak dengan musuh.

2. Memanfaatkan Bersembunyi di Bush

Screenshot: MLBB

Selena adalah salah satu hero terkuat di Mobile Legends soal ganking. Sekali musuh terkena, habislah sudah riwayatnya jika tidak memakai Battle Spell ‘Purify’. Karena Abyssal Arrow mudah dihindari oleh pemain-pemain yang cekatan, bersembunyi di bush merupakan salah satu strategi termudah.

Dengan faktor kejutan, musuh Selena yang lengah bisa dengan mudah terkena Abyssal Arrow dari bush. Hero-hero yang terbiasa hanya farming di lane dan tidak memperhatikan sekitarnya adalah sasaran yang empuk untuk skill ini. Usahakan untuk mengeksploitasi kemampuan untuk bersembunyi di bush agar tidak terlihat di map dan dapat mencari posisi yang tepat.

3. Aktif dan Agresif Pada Early Game

Selena terkenal dengan julukannya sebagai “Queen of First Blood”. Begitu Selena sudah mendapatkan Abyssal Arrow nya di Level 2, pergunakanlah semaksimal mungkin di awal game sehingga bisa memecahkan konsentrasi lawan agar core team Anda juga bisa lebih leluasa untuk farming. Tujuan Selena dimainkan sebagai Support adalah memaksa musuh untuk berada di situasi yang tidak nyaman, baik dalam segi harus bermain lebih aman maupun ekonomi tim yang hancur sejak early game.

Dari situ akan lebih mudah bagi tim Anda untuk snowballing: tim Anda mendapatkan space yang lebih leluasa, sedangkan musuh harus bermain lebih aman agar tidak terkena gank. Lebih dari itu, jika berhasil, musuh terpaksa untuk bermain dengan pace yang tim Anda set sendiri. Hal ini tentunya menguntungkan bagi hero lainnya yang berada di tim Anda karena tempo yang Anda pasang dalam match tersebut.

4. Menebak Kemungkinan Arah Musuh

Karena efeknya yang kuat, Abyssal Arrow dari Selena juga susah untuk diarahkan agar terkena musuh. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa tidak semua orang merasa mampu untuk memainkan hero ini. Agar Abyssal Arrow dapat mengenai musuh, Anda harus bisa memprediksi arah jalan mereka.

Tentunya selain menebak arah jalan mereka, coba untuk mempelajari pola gerak gerik musuh maupun attack animation musuh untuk dapat mengenai target. Seringkali seorang pemain memiliki pola atau kebiasaan mereka sendiri yang bisa menjadi titik kelemahannya masing-masing. Dari pola tersebut maka Anda akan lebih mudah untuk menebak posisi mereka selanjutnya.

Sebagai tips saja, Anda juga dapat memakai jari telunjuk untuk mengarahkan screen Anda supaya bisa lebih membuka map.

Screenshot: MLBB

5. Pemilihan Emblem, Battle Spell dan Build

Untuk Selena dalam role Support sejauh ini hanya ada dua pilihan emblem yang paling optimal, yaitu Emblem Support dan Emblem Mage. Pemilihan Emblem dari kedua opsi tidak begitu signifikan jika Selena digunakan sebagai Support. Karena itu, keputusannya kami kembalikan ke Anda — sesuai dengan gaya bermainnya masing-masing

Sama perihalnya untuk Battle Spell. Biasanya Flicker dan Flameshot adalah Battle Spell yang paling sering digunakan oleh pengguna Selena. Pemilihan di antara keduanya tergantung situasi dan keperluan match. Jika tidak terlalu familiar dengan keduanya, Purify adalah alternatif termudah yang dapat digunakan — meski tidak terlalu optimal.

Untuk Build Item Selena Support sendiri, berikut yang cocok untuk digunakan:

Screenshot: MLBB

Baca juga artikel berikut ini : Kreator Suikoden Umumkan Game Barunya, Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes

Intinya, Selena adalah hero yang bisa berdampak besar jika dimainkan dengan benar, memanfaatkan Abyssal Arrow dan Abyssal Trap dengan maksimal. Dengan melakukan itu, Anda tidak hanya dapat memberikan tekanan ke musuh, namun juga dapat mendikte tempo dari game tersebut sesuka Anda. Seperti Support pada umumnya, prioritas Anda adalah membantu core herofarming sampai late game.

Meskipun susah untuk dimainkan saat awal-awal mencoba, Selena sebagai support perlahan-lahan akan lebih nyaman untuk dimainkan. Kuncinya adalah untuk terus berlatih dan membiasakan diri dengan playstyle Selena yang benar. Semoga berhasil!

Cara Membaca Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus

Salah satu keunggulan WhatsApp yang membedakannya dengan aplikasi chatting lain adalah ia memiliki self-destructing message atau fitur hapus pesan. Tak perlu lagi khawatir salah kirim, salah ketik, atau salah bicara. Kamu bisa menghapus chat yang mungkin menimbulkan kesalahpahaman.

Namun ternyata, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk membaca chat WhatsApp yang dihapus orang lain, lho. Ingin tahu seperti apa? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca juga artikel berikut ini : Kreator Suikoden Umumkan Game Barunya, Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes

1. Melalui notification log

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengintip pesan WhatsApp yang telah dihapus adalah dengan membuka notification log atau riwayat notifikasi. Berikut ini caranya:

Tekan lama homescreen;

Tambahkan widget “Notification log” atau “Log pemberitahuan”;

Letakkan di mana saja pada homescreen;

Dari situ, semua riwayat notifikasi akan terekam, termasuk chat WhatsApp yang telah dihapus.

Namun perlu digarisbawahi bahwa tidak semua smartphone memiliki pengaturan ini. Jika kamu tidak bisa melakukannya, cobalah lanjut ke poin kedua!

2. Melalui aplikasi Notification History

Fitur hapus pesan di WhatsApp hampir tak memiliki celah. Maka dari itu, kamu harus menggunakan aplikasi lain untuk bisa melihat chat yang dihapus tersebut. Aplikasi pertama yang bisa dicoba adalah Notification History yang tersedia di Google Play Store.

Aplikasi ini mampu merekam setiap notifikasi yang masuk ke smartphone, termasuk pesan-pesan WhatsApp yang dihapus sekalipun. Cara menggunakannya cukup mudah, ikuti langkah berikut ini:

Download dan install Notification History;

Aktifkan akses notifikasi yang diperlukan aplikasi tersebut melalui Settings atau Pengaturan;

Buka Notification History, klik ikon WhatsApp;

Di sana kamu akan menemukan seluruh rekaman chat WhatsApp yang masuk ke smartphone.

3. Melalui aplikasi WhatsRemoved+

Aplikasi berikutnya yang bisa kamu coba adalah WhatsRemoved+. Keunggulannya dibandingkan Notification History adalah kamu bisa memilih aplikasi apa saja yang ingin direkam notifikasinya. Misalnya hanya WhatsApp, hanya Instagram, dan lain sebagainya.

Cara mengoperasikannya pun mudah. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Download WhatsRemoved+ di Google Play Store;

Buka aplikasi, aktifkan akses notifikasi WhatsRemoved+ melalui Settings atau Pengaturan smartphone kamu;

Setelah itu, pilihlah aplikasi apa saja yang ingin kamu rekam notifikasinya. Jangan lupa sertakan pula WhatsApp;

Setelah itu, semua chat akan terekam melalui aplikasi ini. Termasuk chat yang dihapus dalam bentuk teks, gambar, video, atau audio.

4. Melalui aplikasi Recent Notification

Opsi berikutnya adalah aplikasi Recent Notification.Cara kerjanya sama seperti dua aplikasi sebelumnya, ia akan merekam semua notifikasi yang masuk ke smartphone, tak terkecuali pesan yang dihapus. Berikut ini cara menggunakannya:

Download Recent Notification di Google Play Store;

Buka lalu izinkan aplikasi untuk mengakses notifikasi melalui Settings atau Pengaturan smartphone;

Jika sudah aktif, Recent Notification akan menyimpan semua notifikasi yang masuk dari berbagai aplikasi di smartphone-mu, termasuk WhatsApp.

5. Cara melihat pesan yang dihapus di dalam group chat

Walaupun sudah didesain sedemikian rupa, fitur hapus pesan pada WhatsApp masih memiliki celah, lho. Namun hal ini hanya berlaku untuk pesan di dalam group chat. Kamu tetap bisa membaca chat yang dihapus ketika ada orang lain yang me-reply chat tersebut.

Baca juga artikel berikut ini : Ingin Hidupmu Lebih Bahagia? Mainkan video game!

Coba lihat gambar di atas, deh! Pada gambar kedua, terlihat bahwa chat tetap terbaca di bagian reply walaupun telah dihapus oleh pengirimnya.

Itulah sejumlah cara yang bisa kamu praktikkan untuk membaca chat WhatsApp yang telah dihapus. Inti dari penjelasan ini adalah jangan sering-sering salah kirim atau salah ketik saat chatting! Orang lain tetap bisa mengintip pesanmu meski telah dihapus sekalipun. Selamat mencoba, ya!

Kreator Suikoden Umumkan Game Barunya, Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes

Hampir semua game PlayStation 1 memiliki kenangan indah di sanubari para playernya. Beberapa judulnya bahkan sempat muncul hingga generasi teranyar console milik Sony tersebut. Sebut saja Tekken, Final Fantasy, Dragon Quest, Persona, dan game lain yang masih kokoh bertahan hingga detik ini.

Namun, dari sekian banyak game tersebut, Gensou Suikoden merupakan salah satu masterpiece yang dimiliki Konami kala itu. Game JRPG dengan ciri khas miliki lebih dari 100 karakter dan siege battle lengkap dengan pembangunan kastil tersebut berlanjut hingga iterasi kelimanya di PlayStation 2. Sayang, Konami nampaknya tak ingin melanjutkan gamenya, bahkan hingga era PlayStation 4 akan berakhir. Membuat para fans setianya menunggu kehadiran lanjutan ceritanya.

Baca juga artikel berikut ini : Ingin Hidupmu Lebih Bahagia? Mainkan video game!

Kabar baiknya, sepertinya kreator gamenya akan menjawabmu dengan judul baru yang mereka buat sendiri tanpa campur tangan Konami.

Rabbit & Bear Studios, sebuah studio yang didirikan oleh para kreator seri Suikoden mengumumkan bahwa mereka tengah kerjakan game JRPG 2.5D dengan pixel-based character barunya berjudul Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes. Game super ambisius tersebut rencananya akan dirilis pada musim gugur tahun 2022 mendatang untuk PC. Untuk merampungkannya, mereka buka laman Kickstarter dengan tujuan penggalangan dana hingga $500,000.

Jika penggalangan dana tersebut tercapai, mereka juga akan merilisnya di PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch.

Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes merupakan proyek kolaborasi antara scenario writer Yoshitaka Murayama yang terkenal dengan karyanya di Suikoden I, Suikoden II, The Alliance Alive beserta Junko Kawano (Suikoden I, Suikoden IV, Arca Last) sebagai character designer, system design yang ditangani oleh Osamu Komuta (Suikoden Tierkreism Suikoden Tactics, Arca Last), Junichi Murakami sebagai art direction dan production (Castlevania: Aria of Sorrow, OZ), dan komposer musik Michiko Naruke (Wild Arms Series), dan Motoi Sakuraba (Tales Series).

Murayama memutuskan kampanye Kickstarter agar Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes dibuat sesuai keinginan playernya. Para fans yang menyumbang dana akan miliki hak untuk ikut serta dalam pengembangan dunia dan cerita gamenya.

Melalui wawancaranya dengan Gematsu, Murayama jelaskan bahwa gamenya akan miliki rasa yang sama dengan Suikoden. Player akan bisa merekrut 100 hero yang berjuang dalam peperangan dengan alasannya masing-masing. Murayama melanjutkan bahwa ciri khas lain Suikoden akan hadirnya intrik antar karakter juga akan muncul dalam gamenya.

Beberapa hero akan mampu membantu player dalam peperangan, pertempuran di field, atau para spesialis yang ahli dalam riset maupun strategi. Setiap karakter miliki kekuatan dan kelemahannya tersendiri dan akan berperan tidak hanya sebagai karakter sampingan saja.

Kombinasi setiap kemampuannya akan saling menutupi setiap kekurangan yang dimiliki setiap karakter. Dengan kata lain, kamu akan bisa membentuk party yang seimbang dari sisi kemampuan karena setiap karakter akan saling menutupi kekurangan karakter lainnya. Sebuah gambaran yang sudah tidak asing bagi kamu yang sempat mencicipi seri Suikoden.

Sama dengan Suikoden, game ini juga akan miliki benteng/kastil tersendiri yang akan berkembang seiring banyaknya karakter yang kamu rekrut. Beberapa di antaranya adalah pandai besi, koki, hingga pejuang yang akan mampu kamu bawa saat pertempuran. Di dalam benteng juga terdapat guild yang mampu mengubah tampilan benteng maupun berimu kemampuan tertentu.

Menariknya, bentengmu takkan sama seperti Suikoden, karena seiring dengan banyaknya orang yang kamu rekrut, maka para pencuri dan musuh akan menyerang bentengmu secara acak untuk mengacaukan proses “pembangunan”-mu. Kamu akan diberikan pilihan untuk memperkuat tembok bentengmu atau percepat proses pembangunan. Setiap pilihan akan miliki konsekuensinya tersendiri.

Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes simplenya akan miliki tampilan visual layaknya Octopath Traveler dengan kisah perang dan intrik antara 100 karakter yang ada di dalamnya. Gamenya akan bersetting di wilayah bernama Allraan yang kaya akan obyek sihir bernama “rune lenses”. Wilayah yang didiami oleh manusia, beastmen, elf, dan manusia gurun tersebut merupakan panggung peperangan yang dipicu oleh Galdean Empire yang ingin mendapatkan kekuatan lebih setelah menemukan teknologi yang mampu perkuat rune-lenses dengan mencarinya di beberapa wilayah bagian dunianya.

Nowa     Seign

Kamu akan memerankan seorang anak desa bernama Nowa (namanya bisa diubah) yang bersahabat dengan salah satu petugas kerajaan muda bernama Seign Kesling. Namun pertemuannya akan memaksa mereka untuk memeriksa beberapa hal yang mereka anggap benar saat keduanya mau tak mau harus diseret ke dalam peperangan yang berkecamuk. Sebuah kisah yang mengingatkan kita dengan dasar kisah Suikoden II antara Riou dan Jowy.

Baca juga artikel berikut ini : Yuk Nikmati Sensasi Horor dari Game “Jurit Malam” yang Menantang!

Rabbit & Bear Studios juga memperkenalkan beberapa karakternya, dimulai dari Nowa dan Seign Kesling selaku dua tokoh inti Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes dan beberapa tokoh lain seperti Marisa, Melridge, Garr, Lian, dan Mio.

    Melridge

Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes rencananya akan dirilis untuk PC jelang akhir tahun 2022 mendatang. Jika target Kickstarter mereka terpenuhi, maka developernya akan merilis gamenya di PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch.